
Instagram telah lama menjadi panggung utama bagi pergeseran tren kuliner dunia. Di media sosial berbasis visual ini, sebuah makanan tidak hanya dituntut untuk memiliki cita rasa yang lezat, tetapi juga harus memikat mata sejak pandangan pertama—atau yang biasa kita sebut sebagai komponen Instagramable. Dalam beberapa waktu terakhir, kuliner asal Negeri Sakura kembali mendominasi feed dan reels para food blogger. Keunikan bentuk, kontras warna yang apik, hingga elemen interaktif saat makanan tersebut disantap menjadi daya tarik yang magnetis. Jika Anda sedang mencari inspirasi kuliner yang tidak hanya memanjakan lidah tetapi juga mempercantik kurasi media sosial Anda, berikut adalah ulasan mendalam mengenai 5 tren makanan Jepang yang saat ini tengah viral di Instagram.
1. Fruit Sando (Sandwich Buah Jepang dengan Estetika Sempurna)
Makanan pertama yang merajai algoritma Instagram adalah Fruit Sando. Berbeda dari sandwich pada umumnya yang diisi dengan daging, keju, atau sayuran gurih, makanan ini merupakan hidangan penutup (dessert) manis yang memadukan kelembutan roti dan kesegaran buah.
Daya tarik utama Fruit Sando terletak pada penampang potongannya yang sangat presisi dan menyerupai karya seni visual. Makanan ini menggunakan roti tawar tanpa pinggiran (shokupan) yang sangat lembut, diisi dengan krim kocok (whipped cream) tebal yang manis-gurih, serta potongan buah segar berukuran besar di tengahnya—seperti stroberi, mangga, jeruk kiwi, atau anggur muscat. Ketika dipotong secara diagonal, buah di dalamnya membentuk pola bunga atau geometris yang sangat cantik saat difoto. Kombinasi tekstur krim yang selembut awan dan ledakan rasa asam-manis buah segar menjadikannya takjil modern favorit netizen.

2. 10 Yen Pancake (Sensasi Keju Mozzarella yang Melar Panjang)

Beralih ke kategori jajanan kaki lima (street food), 10 Yen Pancake menjadi primadona baru yang memicu fenomena antrean panjang di berbagai kota besar. Terinspirasi dari jajanan viral di daerah Dotonbori (Osaka) dan Tokyo, kue ini berbentuk replika koin pecahan 10 Yen Jepang yang mendetail.
Netizen berbondong-bondong mengunggah video makanan ini bukan hanya karena cetakan koinnya yang unik, melainkan karena efek cheese pull yang dihasilkannya. Kue waffle manis ini diberi isian keju mozzarella premium yang melimpah di bagian tengahnya. Saat disajikan hangat dan dipatahkan menjadi dua, keju tersebut akan meleleh dan dapat ditarik hingga puluhan sentimeter tanpa putus. Momen menarik lelehan keju inilah yang menjadi konten video transisi yang sangat adiktif di Instagram Reels.
3. Wagyu Katsu Sando (Kemewahan Daging Premium dalam Balutan Roti)
Bagi pencinta hidangan gurih yang mendambakan kemewahan, Wagyu Katsu Sando adalah menu wajib yang sering berseliweran di feed kuliner kelas atas. Hidangan ini menaikkan kelas sandwich sederhana menjadi kuliner gourmet yang sangat eksklusif.
Komposisinya terdiri dari potongan daging sapi wagyu premium berukuran tebal yang dilapisi tepung panir, kemudian digoreng dengan teknik khusus hingga mencapai tingkat kematangan medium-rare. Daging katsu yang empuk dan juicy ini kemudian diapit oleh dua bilah roti panggang yang diolesi saus tonkatsu gurih-manis. Kontras visual antara warna merah muda cerah dari daging wagyu di bagian tengah dengan renyahnya kulit katsu keemasan menjadikannya terlihat sangat premium dan menggugah selera di kamera.
4. Mochi Daifuku Buah (Kenyalnya Kulit Tradisional Berpadu Buah Segar)
Mochi memang bukan makanan baru, namun variasi Mochi Daifuku dengan isian buah segar berhasil mencuri perhatian generasi muda di Instagram. Jajanan tradisional ini mengalami peremajaan estetika yang sangat sukses.
Kue ini terbuat dari tepung ketan yang kenyal dan lembut. Di dalamnya, terdapat perpaduan lapisan pasta kacang merah manis (anko) atau pasta cokelat yang membungkus satu buah stroberi utuh berukuran besar (Ichigo Daifuku) atau buah musiman lainnya. Keunikan tekstur yang elastis saat digigit, berpadu dengan bagian dalam buah yang mengilap dan berair (juicy) ketika dibelah, menciptakan kepuasan visual tersendiri bagi para penikmat konten video mukbang dan reviu makanan.
5. Matcha Latte dengan Seni Foam Tebal (Minuman Hijau yang Tak Lekang Waktu)
Tren kelima yang melengkapi daftar kuliner viral ini datang dari kategori minuman, yaitu kreasi Matcha Latte premium. Bubuk teh hijau pekat asal Uji, Kyoto, kini disajikan dengan pendekatan estetika bar kopi modern.
Perpaduan gradasi warna hijau tua dari cairan matcha murni dengan warna putih susu cair di bagian bawah gelas menciptakan efek ombré yang sangat estetik saat diaduk secara lambat (slow-motion video). Ditambah dengan tren toping berupa cream cheese foam yang tebal atau taburan bubuk matcha membentuk pola daun, minuman ini tidak hanya menawarkan rasa pahit-manis yang autentik dan menenangkan, tetapi juga menjadi aksesori visual pelengkap gaya hidup urban yang sangat populer di Instagram Stories.
Kesimpulan
Kelima tren makanan Jepang di atas membuktikan bahwa kekuatan kuliner modern tidak lagi terbatas pada rasa yang memikat di lidah, melainkan juga pada bagaimana makanan tersebut mampu berkomunikasi secara visual melalui layar digital. Kreativitas para koki dan perajin kuliner Jepang dalam mempertahankan cita rasa tradisional sembari mengemasnya ke dalam bentuk yang trendi, dinamis, dan fotogenik adalah kunci utama mengapa kuliner dari Negeri Sakura ini selalu berhasil memimpin tren global di media sosial.
Referensi / Daftar Acuan / Daftar Pustaka
- Ashkenazi, M., & Jacob, J. (2000). The Essence of Japanese Cuisine: An Essay on Food and Culture. London: Routledge. (Buku referensi utama mengenai dasar estetika visual dalam penyajian kuliner Jepang).
- Manovich, L. (2017). Instagram and Contemporary Image. New York: CUNY Academic Works. (Analisis sosiologis mengenai bagaimana budaya visual Instagram membentuk tren konsumsi produk komersial termasuk makanan).
- Rath, E. C. (2016). Japan's Cuisines: Food, Place and Identity. London: Reaktion Books.
- Wijaya, A. (2024). Analisis Visual Konten Kuliner Jepang terhadap Minat Beli Generasi Z di Media Sosial Instagram. Jurnal Komunikasi Visual dan Komunitas, 11(1), 78-93. (Studi lokal mengenai dampak estetika mochi daifuku dan fruit sando di kalangan audiens Indonesia).
- Japan Food Research Institute (JFRI). (2025). Global Trends in Washoku Adaptation: The Rise of Instagrammable Street Food and Desserts in Southeast Asia. Tokyo: JFRI Press.
0 Comments
Hi, everyone. Please let me know if you have any comment regarding to the articles, reviews or just suggestion regarding to this site~♥