Shibuya selalu menjadi panggung utama bagi para penggerak mode saat Tokyo Fashion Week berlangsung. Di tengah hiruk-pikuk tren busana kontemporer pada akhir musim panas 2021, tim Tokyo Fashion bertemu dengan sosok yang sangat menonjol: Miyu.
Miyu bukan sekadar pejalan kaki biasa; ia adalah konten kreator berbakat (TikToker dan YouTuber) asal Wakayama yang dikenal luas karena keahliannya dalam bidang kecantikan. Penampilannya hari itu menjadi bukti nyata bagaimana tradisi Jepang bisa tetap terlihat relevan, bold, dan sangat modis di mata generasi Z.

1. Keajaiban Riasan: Fokus Utama Miyu
Sebagai seorang beauty influencer, Miyu menjadikan wajahnya sebagai kanvas utama. Riasan (makeup) yang ia tampilkan sangat presisi—sebuah perpaduan antara teknik modern dan estetika tradisional Jepang.
Miyu menonjolkan bagian mata dengan detail yang tajam, dipadukan dengan gaya rambut yang ditata apik untuk menyeimbangkan garis leher kimono yang ia kenakan. Bagi para J-Lover, riasan Miyu ini adalah referensi sempurna bagi siapa saja yang ingin tampil "ekstra" saat mengenakan busana tradisional tanpa terlihat kuno.

2. Kimono Vintage: Pesona yang Tak Lekang Waktu
Elemen busana utama Miyu adalah Kimono Vintage. Pilihan ini sangat menarik karena kimono vintage seringkali memiliki corak dan tekstur kain yang lebih kaya dan unik dibandingkan kimono produksi massal modern. Warna dan motif yang ia pilih memberikan kesan anggun sekaligus misterius.
Meskipun mengenakan busana dari masa lalu, cara Miyu membawakannya di tengah modernitas Shibuya memberikan aura yang sangat kuat. Ia membuktikan bahwa pakaian lama bisa menjadi pernyataan mode yang paling lantang jika dipadukan dengan rasa percaya diri yang tinggi.
3. Akulturasi Aksesori: Klasik vs Modern
Yang membuat gaya Miyu benar-benar "Harajuku-style" adalah caranya memadukan aksesori yang bertolak belakang:
Traditional Handbag: Miyu membawa tas tangan khusus kimono yang mungil dan klasik. Tas ini memberikan jangkar tradisi pada penampilannya.
Modern Platform Boots: Inilah elemen yang mendobrak aturan! Alih-alih sandal kayu Geta, Miyu memilih sepatu bot platform tinggi. Pilihan ini memberikan siluet tubuh yang lebih jenjang, kesan tangguh, dan sangat fungsional untuk menyusuri jalanan Shibuya yang sibuk.
4. Sosok di Balik Layar: Mengapa Miyu Inspiratif?
Berasal dari Wakayama, Miyu membawa kesegaran daerah ke pusat mode Tokyo. Kehadirannya di YouTube dan TikTok bukan hanya soal gaya, tapi soal bagaimana ia mengedukasi pengikutnya mengenai teknik makeup yang bisa mengubah karakter seseorang. Di Tokyo Fashion Week, ia tidak hanya hadir sebagai penonton, tapi sebagai representasi dari masa depan mode Jepang yang menghargai akar budaya namun tetap berani bereksperimen.
Kesimpulan
Penampilan Miyu di Shibuya adalah sebuah perayaan atas kebebasan berekspresi. Dengan menggabungkan kimono vintage, keahlian makeup tingkat tinggi, dan sepatu bot modern, ia menciptakan identitas visual yang unik. Bagi pembaca J-Lover yang ingin memulai eksperimen busana, Miyu adalah contoh bahwa "tradisional" tidak berarti "kaku", dan "modern" tidak harus selalu meninggalkan sejarah.
Daftar Referensi / Daftar Acuan
Tokyo Fashion. (2021). Shibuya Street Style: Miyu’s Vintage Kimono and Platform Boots at Tokyo Fashion Week.
Miyu Official. (2025). Makeup Tutorials: Blending Tradition with Modern Trends. YouTube Channel.
Japan Fashion Week Organization. (2024). Street Style Trends During Tokyo Fashion Week.
Hokkaido University Press. (2024). The Resurgence of Vintage Kimono in Youth Subcultures.
Beauty Japan Magazine. (2025). Top 10 Beauty Influencers to Watch from Wakayama.
Apakah kamu lebih menyukai riasan mata yang tajam seperti Miyu atau lebih suka makeup natural saat memakai Kimono? Dan beranikah kamu menukar Geta dengan Platform Boots? Mari kita diskusikan di kolom komentar!


0 Comments
Hi, everyone. Please let me know if you have any comment regarding to the articles, reviews or just suggestion regarding to this site~♥